Buku Kelas 5 Semester II Kurikulum 2013 Revisi 2017

December 29, 2017 Add Comment

Buku Kelas 2 Semester II Kurikulum 2013

December 29, 2017 Add Comment
Pengumuman UTN 2017

Pengumuman UTN 2017

December 27, 2017 Add Comment
UTN PLPG tahun 207 telah dilaksanakan. Rencananya, pada tanggal 28 Desember 2017, diumumkan hasil pelaksanaan UTN PLPG Tahun 2017. 
Berikut di bawah ini Daftar alamat website resmi 15 rayon Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) :

Pesan Presiden RI, Joko Widodo dalam acara HGN dan HUT PGRI ke-72

December 03, 2017 Add Comment
(
Pesan Presiden Jokowi dalam acara HGN dan HUT PGRI-72 di Lapangan Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, 2  Desember 2017:

  1. Presiden Jokowi menegaskan agar tunjangan profesi guru harus tepat waktu. Presiden akan langsung memantau masalah pencairan tunjangan profesi guru;
  2. Urusan sertifikasi, inpassing dan administrasi guru harus disederhanakan
  3. Tatakelola guru harus dibuat sederhana, seefektif mungkin
  4. Pemerintah tidak akan meninggalkan guru-guru yang telah mengabdi kepada negara.


11 HAL YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK MENJADI PENDIDIK HEBAT

  1. Ubah pola berfikir anda:  pembelajaran bukan tentang bagaimana guru mengajar tapi bagaimana siswa itu dapat belajar
  2. Jangan hanya pelajari materi pembelajaran tetapi pelajari pula tingkah laku anak didik anda, Sampaikan tidak hanya dengan lisan tapi gunakan seluruh anggota tubuh untuk berkomunikasi kepada Siswa
  3. Tunjukkan kepada siswa pentingnya belajar dimanapun dan dikapanpun juga. (Belajar tidak hanya di sekolah saja)
  4. Pastikan anda sudah mengaktifkan potensi VAK (visual, auditori, kinestetik) ke semua siswa
  5. “Hukum durasi 20-30 menit” (sesuai penelitian siswa hanya mampu bertahan konsentrasi 20-30 menit, maka variasikan kegiatan belajar mengajar anda setiap 20-30 menit)
  6. Lakukan dialog bukan monolog,
  7. Ajukan pertanyaan yang tepat kepada siswa
  8. Tularkan emosi positif dan sikap optimis di depan siswa   
  9. Bimbinglah anak belajar dengan cara belajar mereka sendiri. (Bukan anak tidak mau belajar tapi anak belum menemukan cara belajar yang sesuai untuknya)
  10. Tampillah menarik di depan siswa. Tidak hanya dalam pakaian saja tetapi dengan menampilkan kepribadian yang menarik agar siswa tertarik dengan Pembelajaran yang anda sajikan. 


------
Selamat menghebatkan diri Bapak/Ibu Guru ☺

Sumber:
Tim Pengembangan Kurikulum Kemendikbud. (TPKK)
http://www.presidenri.go.id

Bantuan Buku Perpustakaan

December 03, 2017 Add Comment
Tahun 2018, Penerbit BIP memberikan bantuan buku terbuka untuk perpustakaan/ taman baca di seluruh Indonesia. Bantuan buku diberikan bagi perpustakaan /taman baca yang lolos seleksi dari Tim Bhuana Ilmu Populer. 

Simak persyaratannya di poster berikut.



Batas Pengajuan rekomendasi sampai 22 Desember 2017. Ayoo, gunakan kesempatan baik ini. Segera rekomendasikan perpustakaan/taman baca yang ada di lingkunganmu. 





Pemenang Lomba Mobile Kihajar 2017

November 29, 2017 Add Comment
Pemenang Lomba Mobile Kihajar 2017  telah diumumkan. Sebanyak 9 orang dinyatakan sebagai pemenang pada Acara Grand Final Lomba Mobile KIHAJAR 2017 pada hari Senin-Rabu, tanggal 23 - 25 Oktober 2017. Adapun daftar pemenang pada tiap kategori adalah sebagai berikut.

Kategori Pelajar
  1. Juara 1 : Akhdan Rasiq Gumelar
  2. Juara 2 : Adam Davarel Nostradatito 
  3. Juara 3 : Ilham Raihan Wiguna
Kategori Guru
  1. Juara 1 : Agus Arifin Anwar, S.Pd 
  2. Juara 2 : Nur Rokhman, M.Pd 
  3. Juara 3 : Paulus Pintarko, S.Pd.Si
Kategori Umum
  1. Juara 1 : Alvin Lutfianda 
  2. Juara 2 : Nurrohmat Hidayatullah 
  3. Juara 3 : Akbar Yahya Sahaja
Pada kesempatan ini, ditampilkan  Aplikasi Pemenang Lomba Mobile KiHajar Tahun 2017 untuk kategori Guru yang berujudul ORGAN TUBUH MANUSIA, karya AGUS ARIFIB ANWAR, S.PD

Aplikasi ini membahas organ tubuh manusia. Dalam apikasi tersebut kita diajak untuk mengenal organ tubuh manusia secara mendalam. Organ tersebut meliputi sistem pernapasan, sistem pencernaan, dan sistem peredaran darah. 


Dalam setiap materi, diberikan ilustrasi dan animasi yang menarik, sehingga kita akan sangat mudah memahami materi yang disampaikan. Selain itu, aplikasi tersebut sangat interaktif, sehingga kita tidak hanya sekedar membaca, namun dapat berinteraksi langsung di dalamnya.

Pada menu simulasi, kita diajak untuk melakukan simulasi membuat model pernafasan paru-paru. Kita bisa mengamati proses pernapasan melalui model simulasi pernapasan tersebut.

Sebagai hiburan, aplikasi ini menyediakan dua macam permainan. Permainan teka-teki silang dan tangkap organ. Kedua permainan tersebut, dijamin bisa memberikan hiburan.

Aplikasi tersebut, disediakan gratis di website m-edukasi.kemendikbu.go.id. Untuk mendonload, silakan mengunjungi website tersebut atau langsung klik pada link di bawah ini.



(sumber: gatraguru.net)

Soal Ulangan Akhir Semester 1

Soal Ulangan Akhir Semester 1

November 29, 2017 Add Comment
Kegiatan akhir semester 1 Tahun ajaran 2017/2018 sudah dimulai. Salah satunya adalah  Penilaian Akhir Semester (PAS). Penilaian akhir semester dilaksanakan setelah menyelesaikan seluruh tema atau dalam satu semester belajar efektif. 

PAS berbentuk tes tulis dan berfungsi untuk perbaikan pembelajaran selama satu semester serta sebagai salah satu bahan pengisian Rapor Peserta Didik. Soal atau instrumen PAS disusun berdasarkan muatan pelajaran sesuai dengan KD yang dirakit secara terintegrasi. 

Nilai pengetahuan yang diperoleh dari PAS ditulis NPAS yang merupakan nilai akhir semester dan penulisannya menggunakan angka pada rentangan 0-100.


Berikut ini adalah contoh Soal Ulangan Akhir Semester 1 Kelas 6 Kurikulum 2013 Tahun 2017. Soal ini terdiri atas soal ulangan akhir semester 1 untuk kelas 6 tema 1 tahun 2017, soal ulangan akhir semester 1 untuk kelas 6 tema 2 tahun 2017, soal ulangan akhir semester 1 untuk kelas 6 tema 3 tahun 2017, soal ulangan akhir semester 1 untuk kelas 6 tema 4 tahun 2017, soal ulangan akhir semester 1 untuk kelas 6 tema 5 tahun 2017. 

Semoga soal ini bisa bermanfaat dalam mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi penilaian akhir semester 1 tahun 2017/2018. 









(sumber: gatraguru.net)

Beasiswa S2/S3

November 28, 2017 Add Comment

Program Beasiswa S2/S3 (Ilmu Pertahanan) bagi Putra-Putri Terbaik Bangsa di Universitas Pertahanan Indonesia Lokasi Bogor.

TNI, POLRI, PNS dan Warga Sipil Umum Fresh/ Non Fresh Graduate. 

Persyaratan Secara Umum:
1. S1/D4 (Semua Jurusan) untuk S2 dan S2 (semua jurusan) untuk S3.
2. IPK Min : 3,00
3. Ikut Tes TPA, TOEFL, Psikologi, dan Wawancara.
4. Min Kapten/AKP (TNI/POLRI)
5. Min Gol III B (PNS)
6. Surat Izin Atasan.

Misi : 
Unhan menjadi Institusi Pendidikan Tinggi Pertahanan terdepan yang berstandar Kelas Dunia dengan tetap melestarikan nilai-nilai kebangsaan.

Disediakan Fasilitas:
1. Mess, Makan, Buku-buku Perpustakaan, 
2. Pakaian PDH, PDL, Latihan, Olah Raga, Baret, Jas Almamater, Jas Hujan,
3. Sepatu PDH, PDL, Olah Raga, Tas, Kopel, Draghrim, Toga, Buku Kenangan,
4. Ada kegiatan rutin seminar, Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) uang saku 5.000.000 dan Kuliah Kerja Luar Negeri (KKLN) uang saku 10.000.000
5. Uang Saku perbulan dari Unhan Rp. 1.000.000
6. Biaya Penyusunan Tesis dari Unhan Rp. 5.000.000


Status Universitas: PTN (Akreditasi A)
Peringkat 6 terbaik dari seluruh Universitas Pertahanan di Dunia Internasional.

Prodi S2 yang ada di Unhan adalah sebagai berikut:
I. Fak. Strategi Pertahanan terdiri dari:
1. S2 Strategi Perang Semesta (A)
2. S2 Perang Asimetris (B)
3. S2 Diplomasi Pertahanan (B)
4. S2 Strategi & Kampanye Militer, Gelar: M.Tr (Han)/M.Appl.Sc (Def) (Terakreditasi)
5. S2 Strategi Pertahanan Darat, Gelar: M.Tr (Han)/M.Appl.Sc (Def) (Terakreditasi)
6. S2 Strategi Pertahanan Laut, Gelar: M.Tr (Han)/M.Appl.Sc (Def) (Terakreditasi)
7. S2 Strategi Pertahanan Udara, Gelar: M.Tr (Han)/M.Appl.Sc (Def) (Terakreditasi)

II. Fak. Manajemen Pertahanan terdiri dari:
1. S2 Manajemen Pertahanan (B)
2. S2 Ekonomi Pertahanan (B)
3. S2 Manajemen Bencana (B)

III. Fak. Keamanan Nasional terdiri dari:
1. S2 Keamanan Maritim (B)
2. S2 Ketahanan Energi (B)
3. S2 Damai & Resolusi Konflik (A)

IV. Fak. Teknologi Pertahanan terdiri dari:
1. S2 Teknik Industri Pertahanan (Terakreditasi)
2. S2 Teknik Persenjataan (Terakreditasi)
3. S2 Teknik Daya Gerak (Terakreditasi)
4. S2 Teknik Penginderaan (Terakreditasi)

Prodi S3 yang ada di Unhan sebagai berikut:
1. S3 Strategi Pertahanan (Terakreditasi)
2. S3 Manajemen Pertahanan (Terakreditasi)
3. S3 Teknologi Industri Pertahanan (Terakreditasi)
4. S3 Keamanan Nasional (Terakreditasi)

Gelar S2:
M.Si (Han)/
M.Sc (Def) &. 
M.Tr (Han)/
M.Appl.Sc (Def)
Lama Dik: 1 sd. 1,5 tahun

Gelar S3:
Dr.Si(Han)/
Dr.Sc (Def)
Lama Dik: 1,5 sd 2 Tahun

Pendaftaran S2/S3 Gel I mulai pada tgl 4 Des 2017 S.d 25 Jan 2018
Pendaftaran S2/S3 Gel II pada tgl 12 Feb s.d 5 April 2018.

Info selengkapnya silahkan hub ke panitia pendaftaran oleh Letkol Arm Rovik, S.Pd., M.Si.:081222966697
Alur PPGJ Tahun 2018

Alur PPGJ Tahun 2018

November 28, 2017 Add Comment
Alur Sertifikasi Guru Melalui PPGJ Tahun 2018

Guru calon peserta sertifikasi guru melalui PPGJ mengikuti seleksi administrasi yang dilakukan oleh dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/kota.

Semua guru calon peserta sertifikasi guru melalui PPGJ yang telah memenuhi persyaratan administrasi diikutkan dalam seleksi akademik berbasis data hasil Uji Kompetensi (UKA dan UKG).

Bagi peserta yang lulus seleksi akademik dilanjutkan dengan penyusunan RPL.
Bagi guru yang telah memiliki RPL setara dengan 10 SKS atau lebih ditetapkan sebagai peserta workshop di LPTK. Sedangkan guru yang sudah mencapai sekurang-kurangnya 7 SKS dapat melengkapi kekurangan RPL tersebut dengan durasi waktu maksimal 20 hari sejak diumumkan.

Workshop dilaksanakan selama 16 hari (168 JP) di LPTK meliputi kegiatan pendalaman materi, pengembangan perangkat pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas (PTK)/Penelitian Tindakan layanan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dan peer teaching/peer counceling yang diakhiri dengan ujian tulis formatif (UTF) dengan instrumen yang disusun oleh LPTK penyelenggara. 

Peserta sertifikasi guru melalui PPGJ yang lulus UTF akan dilanjutkan dengan melaksanakan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) di sekolah tempat guru bertugas. Bagi peserta sertifikasi guru melalui PPGJ yang tidak lulus UTF, diberi kesempatan mengikuti UTF ulang maksimum 2 (dua) kali dan apabila tidak lulus setelah 2 (dua) kali mengikuti ujian ulang, dikembalikan ke dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota untuk memperoleh pembinaan dan dapat langsung diusulkan kembali untuk mengikuti workshop pada tahun berikutnya.

PKM dilaksanakan di sekolah selama 2 bulan (di luar libur antar semester) dengan kegiatan-kegiatan sesuai tugas pokok guru yang meliputi penyusunan perangkat pembelajaran (RPP/RPPBK), melaksanakan proses pembelajaran/layanan konseling/layanan TIK, implementasi PTK/PTBK, melaksanakan penilaian, pembimbingan, dan kegiatan persekolahan lainnya.



(sumber: dari group FB)

Soal Pretest PPG

November 27, 2017 Add Comment
Dalam rangka meningkatkan kompeteni guru menuju guru yang profesional, pemerintah terus memperbaiki kualitas pendidik. Berbagai pola telah diterapkan untuk menghasilkan guru yang profesional. Tahun ini, PLPG telah dilaksanakan. Sementara itu, di tahun 2018 pola PLPG diganti dengan PPG prajabatan dan PPG dalam jabatan (PPGJ).



Untuk menjadi peserta PPGJ, calon peserta harus mengikuti serangkaian tes guna mengetahui kemampuan awal peserta. Pelaksanaan prestes ini telah dimulai tanggal 27 Novembber hingga awal Desember 2017. 
Kisi-kisi soal pretest mencakup 4 bidang antara lain sebagai berikut.
1. Tes untuk Guru sebanyak 70 soal selama 60 menit
2. Tes minat dan bakat sebanyak 15 soal dengan waktu 30 menit
3. Tes paedagogik sebanyak 15 soal selama 30 menit
4. Tes Potensi Akademik  sebanyak 40 soal selama 25 menit.  Tes TPA meliputi: 1) Kemampuan verbal, yang terdiri atas : Tes Sinonim (persamaan kata); Tes Antonim (lawan kata): Tes Padanan hubungan kata; dan Tes Pengelompokan kata. 2) Kemampuan numerik yang terdiri atas : Tes aritmetik (hitungan) : Tes Seri angka, Tes Seri huruf, Tes Logika Angka, dan Tes Angka dalam cerita. 3) Kemampuan berpikir logis dan analisis Tes Logika Umum yang terdiri dari bagian : Tes Analisa Pernyataan, Tes Kesimpulan Silogisme, dan Tes logika Cerita
[link] soal-soal TPA

[download] soal-soal PPG

Dengan mengetahui sebaran soal pretest ini, diharapkan peserta dapat menyiapkan diri dalam menghadapi pretest PPG. Adanya pemetaan kemampuan awal calon peserta, besar harapaan agar pemerintah dapat mengambil kebijakan untuk pendiidkan yang lebih baik. 

Kisi-Kisi UN SMA 2018

November 27, 2017 Add Comment
Kisi-kisi UN SMA tahun 2018 telah disusun. Penyusunan kisi-kisi ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik menghadapai  Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2017/2018. 

Kisi-kisi USBN ini dijadikan acuan dalam mengembangkan dan menyusun soal USBN berdasarkan kriteria pencapaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI), dan kurikulum yang berlaku. 

Kisi-kisi USBN tahun 2018 mencakup kisi-kisi Bahasa Inggris SMA tahun 2018, kisi-kisi Bahasa Indonesia SMPA tahun 2018, kisi-kisi Matematika SMA tahun 2018, kisi-kisi IPA SMA tahun 2018, kisi-kisi Biologi SMA tahun 2018, kisi-kisi Fisika-Kimia SMA tahun 2018, kisi-kisi Sastra Indonesia SMA tahun 2018, kisi-kisi Bahasa Arab SMA tahun 2018, kisi-kisi Bahasa Jepang SMA tahun 2018, kisi-kisi Bahasa Jerman SMA tahun 2018, kisi-kisi Ekonomi SMA tahun 2018, kisi-kisi Bahasa Perancis SMA tahun 2018, kisi-kisi Geografi SMA tahun 2018, kisi-kisi Hadis SMA tahun 2018, kisi-kisi Kitab Suci-Katolik SMA tahun 2018, kisi-kisi Liturgi-Katolik SMA tahun 2018, kisi-kisi Sejarah Gereja-Protestan SMA tahun 2018 dan kisi-kisi Etika-Kristen SMA tahun 2018.

[Download] Kisi-Kisi UN SMA 2018


(sumber: gatraguru.net)

Pidato Hari Guru Tahun 2017

November 23, 2017 Add Comment
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA


Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Pada Upacara Hari Guru Nasional, 25 November 2017


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua

Alhamdulillah, pada hari ini, 25 November 2017, kita bersama-sama kembali memperingati Hari Guru Nasional. Marilah kita syukuri nikmat Tuhan Yang Maha Esa ini dengan tekad untuk bersama bekerja keras mewujudkan dunia pendidikan yang berkemajuan melalui keteladanan guru-guru kita.

Tema Hari Guru kali ini adalah “Membangun Pendidikan Karakter melalui Keteladanan Guru”. Tema ini erat kaitannya dengan implementasi Peraturan Presiden nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Peraturan Presiden tersebut mengamanatkan bahwa guru sebagai sosok utama dalam satuan pendidikan. Mereka memiliki tanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga. Disamping itu, guru dan tenaga kependidikan juga harus mampu mengelola kerjasama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Urgensi penguatan karakter ini semakin mendesak seiring dengan tantangan berat yang kita hadapi di masa-masa yang akan datang. Peserta didik saat ini adalah calon Generasi Emas Indonesia Tahun 2045 yang harus memiliki bekal jiwa Pancasila yang baik guna menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak terduga. Oleh karena itulah kita mendukung guru-guru kita untuk terus bekerja keras mewujudkan generasi penerus yang cerdas dan beraklak mulia. Untuk itu guru harus dapat berperan sebagai “the significant other” bagi peserta didik. Guru harus menjadi sumber keteladanan.

Bapak dan Ibu yang saya muliakan,
Momentum Hari Guru Nasional hendaknya kita jadikan sebagai refleksi apakah guru-guru kita sudah cukup profesional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya. Di sisi lain, apakah kita sudah cukup memuliakan guru-guru kita yang telah berjuang untuk mendidik dan membentuk karakter kita sehingga menjadi pribadi tangguh dan berhasil. Sebab, tak ada seorangpun yang sukses tanpa melalui sentuhan guru. Jadi apapun kita saat ini, guru-guru kita pasti ikut mewarnai bahkan bisa jadi merupakan salah faktor penentu keberhasilan kita.

Bagi pemerintah, Peringatan Hari Guru juga menjadi titik evaluasi yang strategis bagi pengambilan kebijakan. Bagaimanapun harus diakui bahwa masih banyak persoalan guru yang belum sepenuhnya teratasi. Oleh sebab itu, kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru lebih kompeten, profesional, terlindungi dan pada gilirannnya lebih sejahtera, mulia dan bermartabat.

Pemberian tunjangan profesi bagi guru yang telah tersertifikasi, serta tunjangan khusus bagi guru yang mengabdi di daerah khusus akan terus menjadi perhatian. Demikian pula guru-guru yang memiliki keahlian ganda untuk memenuhi kebutuhan pendidikan kejuruan akan terus ditingkatkan bersamaan dengan program-program Guru Garis Depan untuk mencapai pemerataan pendidikan yang berkualitas.

Namun demikian, perlu kita sadari bersama bahwa secara konstitusional mendidik adalah tanggung jawab negara, tetapi secara moral merupakan tanggung jawab kita bersama. Upaya pemerintah pusat tentu memiliki keterbatasan dan oleh karena itu sangat pantas kita berikan apresiasi setinggitingginya kepada semua pihak yang telah ikut membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru. Perhatian pemerintah daerah yang memberi tunjangan tambahan dan membuat terobosan kebijakan yang inovatif kepada para guru tentu sangat kita hargai. Kita tahu bahwa problema guru di setiap daerah berbeda-beda, melalui kebijakan pemerintah daerah alhamdulillah banyak hal bisa diatasi.

Kepada semua asosisasi profesi maupun organisasi guru tanpa terkecuali, kita patut berterima kasih karena telah menjadi mitra pemerintah dan mitra guru khususnya. Demikian pula kepada organisasi sosial dan sosial keagamaan, lembaga swadaya masyarakat. Semangat bekerja bersama untuk Indonesia yang lebih baik sungguh terasa ketika kita melihat bagaimana para guru ini menjadi perhatian besar kita semua.

Akhirnya, sekali lagi mari kita kobarkan semangat menjadi guru teladan bagi anak-anak kita. Selamat Hari Guru Nasional, semoga Allah Subhanallah wa taala membimbing langkah-langkah kita mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas melalui guru-guru yang hebat dan mulia.

Terima kasih.Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh

Jakarta, 25 November 2017
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,


Muhadjir Effendy


Berikut pidato Mendikbud pada perigatan HGN tahun 2017  {download}



Soal PPG

Soal PPG

November 23, 2017 Add Comment

Pelaksanaan sertifikasi guru melallui jalur PLPG nampaknya akan diganti dengan jalur PPG prajabatan dan PPG dalam jabatan. Calon peserta PPG dalam jabatan untuk menjadi peserta diwajibkan mengikuti pretest PPG. Pretest bertujujuan untuk mengetahui kemampuan awal peserta. untuk mempersiapkan diri menghadapi tes PPG, calon peserta sebaiknya menguasai empat kompetensi dasar guru profesional.

Baca [perguruan tinggi penyelenggara PPG]

Berikut ini, contoh soal PPG yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat.

Peserta Simposium Nasional 2017

November 21, 2017 Add Comment
Dalam rangka penyelenggaraan Pekan Kreativitas dan Apresiasi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan untuk memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2017, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan melaksanakan kegiatan Simposium Nasional bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah untuk jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Berikut lampirannya.







Perguruan Tinggi Penyelenggara PPG

November 19, 2017 Add Comment
Sertifikasi bagi guru dilaksanakan dengan jalur Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), baik prajabatan maupun dalam jabatan. Kemenristekdikti mengumumkan perguruan tinggi yang berhak menyelnggaragkan PPG prajabatan maupun dalam jabatan. 

Berikut lampirannya.







Semoga bermanfaat!
Upaya Guru Membangun Generasi Antihoax

Upaya Guru Membangun Generasi Antihoax

November 10, 2017 Add Comment
Upaya Guru Membangun Generasi Antihoax

Oleh

Erry Trisna Nurhayana, S.Pd
(Guru SD Negeri 14 Pemecutan, Denpasar, Bali)


Era globalisasi berkembang sangat cepat dalam berbagai bidang. Salah satunya adalah perkembangan teknologi informasi. Teknologi informasi yang berkembang mencipakan bentuk masyarakat baru yang dikenal dengan sebutan digital nitizen. Siapa sajakah yang termasuk di dalamnya? Mereka adalah pengguna aktif internet yang berasal dari kalangan anak-anak hingga dewasa.
Survei yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengungkapkan pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai 132,7 juta orang. Dari angka tersebut, 95 persennya menggunakan internet untuk mengakses jejaring sosial. Selain itu, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dalam hasil surveinya adalah tiga (3) media sosial yang paling banyak dikunjungi. Di urutan pertama di tempati oleh Facebook dengan pengguna sebanyak 71,6 juta. Kemudian Instagram menempati posisi kedua dengan juta19,9 juta pengguna, dan di tempat ketiga oleh Youtube sebanyak 14,5 juta pengguna (Liputan6.com, 2016).
Besarnya penggunaan internet di Inonesia memberi dampak positif seperti: 1) informasi yang terjadi dapat disebarkan secara instan dan cepat, 2) menjangkau wilayah yang sangat luas, 3) memberi kemudahan akses informasi tentang isu-isu terkini. Selain dampak positif, dampak negatif yang sangat besar terjadi adalah penyebaran informasi yang tidak benar (hoax) yang dapat memunculkan keresahan di kalangan pembaca. Bagai mata pisau yang memiliki dua sisi. Mudahnya mengakses layanan internet, tidak terlepas dari mudahnya mendapatkan perangkat pengaksesnya, baik berupa komputer, laptop, dan smartphone. Tak dapat dipungkiri bahwa, keberadaan smartphone saat ini menjadi kebutuhan bagi berbagai kalangan, tidak terkecuali anak-anak sekolah dasar.
Pengguna smartphone Indonesia juga bertumbuh dengan pesat (www.kominfo.go.id). Hasil pengamatan penulis, selaku guru di Kota denpasar menemukan bahwa hampir 90% siswa di kelas tempat penulis mengajar memiliki smartphone, dan terbiasa melakukan browsing di internet. Melihat kondisi ini, tidaklah mengherankan jika penyebaran informasi terjadi secara cepat. Lantas, bagaimana agar terhindar dari dampak negatif media sosial? Selain mengajar, guru memiliki tugas untuk mendidik siswa agar menjadi pribadi yang lebih baik. Hasil wawancara guru dengan siswa menemukan bahwa siswa cenderung mudh menyebarkan berita yang diterima melalui aplikasi pesan cepat (chat apps) seperti WhatsApp, Line, dan BBM. Mudahnya melakukan broadcast menjadi salah satu penyebab cepatnya penyebaran informasi. Penyebaran informasi ini tidak dapat dibendung dengan mudah. Ada kecenderungan bahwa siswa sangat senang melakukan share, hanya membaca judul berita, dan sangat heboh bercerita tentang sebuah berita. Misalnya, saat maraknya daftar minuman penyebab kanker yang tersebar di media sosial.
Selaku guru, penulis pernah menerima broadcast dari siswa tentang bahaya makanan yang dikonsumsi bersamaan.Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menggangu kenyamanan belajar di sekolah, khususnya kantin. Namanya siswa, mereka selalu bercerita tentang hal-hal baru yang mereka dengar. Upaya apa yang bisa dilakukan? Berita hoax pada dasarnya merupakan berita yang kebenarannya diragukan dan dapat menimbulkan perasaan marah, benci, dan ketakutan setelah membaca/melihatnya. Bayangkan pada saat itu, kebanyakan siswa enggan membeli minuman yang termasuk dalam daftar berita hoax. Antisipasi yang dilakukan guru adalah mengedukasi siswa untuk mampu membedakan berita asli atau hoax.
Pertama, siswa dikenalkan dengan ciri-ciri berita. Berita memiliki konten positif dan konten negatif. Berita dengan konten positif memiliki ciri-ciri antara lain: 1) menggunakan kalimat yang jelas, dan mudah dipahami; 2) berita didasarkan pada fakta  dan kejadian yang dapat dilihat, didengar, atau dirasakan, bukan berdasarkan pendapat saja; 3) tidak mengadu domba dan menimbulkan perpecahan; 4) sumber beritanya jelas dan dapat dipercaya. Sedangkan, ciri-ciri berita negatif yaitu: 1) kalimat yang digunakan membingungkan dan menimbulkan banyak persepsi bagi pembaca; 2) lebih banyak menggunakan opini daripada fakta; 3) bersifat provokatif, mengadu domba, menjelekkan, dan menghasut; dan 4) sumber berita tidak jelas atau tidak dapat dipercaya. Bagi guru, mengenalkan ciri-ciri berita ini menjadi langkah awal kepada siswa untuk bijak melihat berita, sehingga mereka dapat menentukan kategori berita yang layak untuk dibaca maupun disebarkan.
Kedua, ajak siswa untuk mendeteksi berita hoax. Berita hoax mudah dikenali dengar cara melakukan deteksi berikut. 1) Cek url/link berita. Biasanya, berita yang mengandung unsur hoax memiliki url/link yang aneh. 2) Cek situs yang mengeluarkan berita. Seperti halnya berita hoax tentang makanan, situs resmi yang berhak mengeluarkan informasi tersebut adalah BPOM, bukan situs-situs yang lain. Dalam kasus ini, kenalkan kepada siswa berbagai situs resmi yang ada di Indonesia. 3) Lakukan pengecekan terhadap media lain. Jika beritanya benar, maka media lain tentu akan menampilkan berita yang sama. Untuk itu, perlu melakukan pencarian berita dengan situs media yang berbeda. 4) Lihat tata cara penulisannya. Berita asli menggunakan ejaan bahasa Inonesia yang benar. Berita hoax cenderung menggunakan kata-kata menghasut, menggunakan banyak tanda seru, dan tulisan dengan banyak huruf kapital. 5) Carilah informasi tentang penulisnya. Penulis/narasumber bertita perlu di cek kebenarannya. Caranya adalah dengan melalukan googling nama penulis/narasumber.
Ketiga, ajak siswa membuat poster/berita yang benar. Membuat berita yang benar harus dilatih sejak awal. Bagi guru, muatan pelajaran Bahasa Indonesia tentang membuat iklan, membuat laporan pengamatan, dan poster dapat dijadikan cara untuk melatih siswa mengidentifikasi berita, dan membuat berita yang benar. Poster menjadi salah satu bentuk media yang dapat digunakan untuk mengkampanyekan anti berita hoax.
Keempat, buatlah group media sosial. Perkembangan media sosial tidak dapat dicegah oleh guru. Guru tidak bisa membatasi siswa untuk menggunakan media sosial. Namun, membuat group dapat dijadikan sebagai wadah mengontrol siswa ketika membagikan sebuah berita. Di awal pembuatan group ini, guru menjelaskan fungsi group sebagai wadah mengidentifikasi berita. Cara ini merupakan bentuk dari literasi media digital. Melalui group media sosial, siswa diajak untuk mengidentifikasi berita yang sedang berkembang dan hangat dibicarakan. Jika berita “itu” termasuk hoax, maka siswa dilarang untuk menyebarkan, dan siswa mendapat tugas untuk menginformasikan bahwa berita “itu” termasuk hoax.
Perkembangan teknologi dan informasi memnag harus disikapi secara bijak. Selain di sekolah, keluarga memiliki peranan sangat penting dalam perkembangan informasi yang layak dikonsumsi oleh anak. Berita hoax yang menajdi penyebab keresahan masyarakat menjadi tanggung jawab bersama. Mari, jadilah warga digital yang melek terhadap literasi media sosial. Gunakan media sosial dengan bijak.selain itu, belajarlah membaca berita secara utuh, mengingat banyak judul berita yang tidak sesuai isinya. Inilah salah satu faktor penyebaran berita hoax semakin marak. Ayo, bangun kesadaran bermedia siosial mulai dari diri sendiri.


Daftar Rujukan

#antihoax 
#marimas 
#pgrijateng