Antologi Artikel Bahasa

June 22, 2017

Lagu merupakan bentuk karya seni yang sangat digemari hingga sekarang. Banyak karya musisi yang sudah mendunia dengan rangkaian lirik penuh makna. Salah satunya adalah syair lagu Iwan Fals. Syair lagu ini ditulis berdasarkan fenomena sosial, memperlibatkan manusia sebagai objeknya. 

Beberapa syair lagu Iwan Fals justru memotret dehumanisasi yang dialami masyarakat Indonesia. Esensi dehumanisasi tersebut berpotensi untuk mengetuk nurani, membina jiwa halus, berbudi, dan berbudaya, sehingga dapat dijadikan alternatif bahan pengajaran sastra yang menarik.

(baca juga: penelitian PTK dengan judul "Penerapan Model Quantum Learning Berbantukan Media Koran dalam Pembelajaran Menulis Surat Lamaran Pekerjaan pada Siswa Kelas XII IPA-2 SMA YPS Soroako")

Berikut ini adalah salah satu penelitian ini mendeskripsikan esensi kontemplasi bentuk dehumanisasi, korelasi bentuk dehumanisasi dengan fenomena sosial, dan telaah kelayakan syair yang berkesan dehumanisasi sebagai bahan ajar pembelajaran apresiasi puisi. 

Penulis mengambil judul penelitian “ESENSI KONTEMPLATIF DEHUMANISASI PADA SYAIR LAGU IWAN FALS SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA”. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan historis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bentuk dehumanisasi dalam syair lagu Iwan Fals adalah penghilangan nilai-nilai luhur kebenaran, kebaikan, keindahan, dan kesucian manusia serta penistaan terhadap hak-hak asasi manusia. 

Bentuk dehumanisasi tersebut mengandung esensi manusia pada dasarnya memiliki nilai dan hak yang sama, menempatkan manusia secara asasi sama memperkecil timbulnya ketidakadilan dan kesenjangan. Syair lagu Iwan Fals memenuhi kriteria dan layak untuk dijadikan bahan ajar apresiasi puisi sekolah menengah atas karena kaya ajaran moral. 

Download disini 

Penulis Adi Yudo Hutoro, S.Pd 

Tulisan ini termuat pada ANTOLOGI 10 KARYA TERBAIK DALAM SAYEMBARA PENULISAN KARYA ILMIAH KEBAHASAAN DAN KESASTRAAN 2016

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »